'amal sholeh/ perintah Allah : kerjakan perintah Allah yang hukumnya wajib dan kerjakan amalan sunnah semampunya saja
'amal maksiat/ larangan Allah : tidak boleh dikerjakan.
Menghindari perbuatan dosa atau maksiat itu lebih besar godaan dan kesulitannya, karena tidak ada tawar menawar untuk keringanannya sehingga menurut ulama pahala dari menghindari maksiat itu sangatlah besar bahkan lebih besar daripada 'amal sholeh, sedangkan mengerjakan sunnah itu tidak harus dilakukan semuanya, boleh semampunya saja.
'amal maksiat/ larangan Allah : tidak boleh dikerjakan.
Menghindari perbuatan dosa atau maksiat itu lebih besar godaan dan kesulitannya, karena tidak ada tawar menawar untuk keringanannya sehingga menurut ulama pahala dari menghindari maksiat itu sangatlah besar bahkan lebih besar daripada 'amal sholeh, sedangkan mengerjakan sunnah itu tidak harus dilakukan semuanya, boleh semampunya saja.
Larangan-larangan Allah itu jumlahnya bisa dihitung, karena asal hukum
setiap perkara itu diperbolehkan kecuali ada dalil yang mengharamkan.
Oleh karena itu kita harus mengetahui larangan-larangan Allah itu supaya
kita bisa menghindarinya dan kita bisa selamat dari cobaan di dunia
yang sebentar ini.
Betapa adillnya Allah, bahwa setiap 'amal kabaikan itu akan dibalas 10 kali lipat bahkan lebih, namun 'amal kejahatan itu akan dibalas dengan semisalnya saja. Namun jangan terperdaya terlebih dahulu tentang 'amal sholeh yang akan dilipat gandakan, namun harus diingat bahwa amal sholeh itu disyaratkan 'qobul' alias diterima dan sampai kepada Allah, dalam arti lain 'amal sholeh itu harus disertai dengan niat yang ikhlash karena Allah, bukan karena tendensi lain yang akan merusak nilai 'amal sholeh tersebut. *inspirasi dari kitab muroqil'ubudiyah
Wallahu a'lam
Betapa adillnya Allah, bahwa setiap 'amal kabaikan itu akan dibalas 10 kali lipat bahkan lebih, namun 'amal kejahatan itu akan dibalas dengan semisalnya saja. Namun jangan terperdaya terlebih dahulu tentang 'amal sholeh yang akan dilipat gandakan, namun harus diingat bahwa amal sholeh itu disyaratkan 'qobul' alias diterima dan sampai kepada Allah, dalam arti lain 'amal sholeh itu harus disertai dengan niat yang ikhlash karena Allah, bukan karena tendensi lain yang akan merusak nilai 'amal sholeh tersebut. *inspirasi dari kitab muroqil'ubudiyah
Wallahu a'lam
Artikel Terkait
catatan singkat
- Kesempurnaan Nikmat
- Sya’ir Abu Nawas
- Perintah Dan Anjuran Menikah dalam Islam
- 5 Jalan Menuju Sukses
- Download Mushaf Madinah doc Word
- Kesulitan Dibalas dengan Kemudahan
- Hukum Pacaran atau Berpacaran
- Harta Umat dan Kebangkitan Umat Islam
- Kiamat Sudah Dekat
- Bosan Jadi Pegawai
- Kenali Potensi diri dan Bermimpilah
- Cinta Pada Masa Pacaran
- Nasihat Kakak
- Hati-Hati dalam Memilih Berteman
- Sikap Permusuhan, Ikhtilaf dan Perpecahan
- Memaafkan itu Menyehatkan
- Belajar Karena Ujian, Sistem Kebut Semalam
- Kata Mutiara Mario Teguh
- Menggapai Kebahagiaan Dunia Akhirat
- Wanita Masuk Neraka Karena Model Kerudung ?
- Islam Mengajarkan Supaya Kaya Bukan Miskin
- Sederhana Bukan Berarti Miskin
- Nasihat Al-Bushiri Tentang Hawa Nafsu
- 7 Kaidah Kebahagiaan
Hukum
Keadilan