Jika jadi pegawai maka ia tidak bebas
menentukan waktu kerjanya dan pakaian kerjanya karena ia sudah dibatasi
dengan aturan-aturan dari instansinya, berbeda dengan seorang usahawan
atau entrepeneur, ia bebas menentukan waktu dan pakaian kerjanya....
Begitupun penghasilan meskipun naik turun terkadang gagal namun seorang
usahawan itu adalah orang bebas, tak terikat oleh aturan-aturan yang kadang tidak sesuai dengan idealisme dan prinsip hidupnya.
Maka dari itu saya tidak aneh melihat
seorang usahawan yang hidupnya terlihat seperti sangat santai dan
terlihat bahagia, bahkan pakaiannyapun sangat sederhana meski
perusahaannya dimana-mana. Namun ada beberapa hal yang diperlukan untuk
menjadi seorang pengusaha yaitu kreatifitas yang tinggi, inovatif dan
pandai dalam melihat peluang emas.
Pelajaran dari ir. Runjai yang masih saya ingat :)
Pelajaran dari ir. Runjai yang masih saya ingat :)
Artikel Terkait
catatan singkat
- Kesempurnaan Nikmat
- Sya’ir Abu Nawas
- Perintah Dan Anjuran Menikah dalam Islam
- 5 Jalan Menuju Sukses
- Download Mushaf Madinah doc Word
- Kesulitan Dibalas dengan Kemudahan
- Hukum Pacaran atau Berpacaran
- Harta Umat dan Kebangkitan Umat Islam
- Kiamat Sudah Dekat
- Kenali Potensi diri dan Bermimpilah
- Keadilan Allah dalam Hukum
- Cinta Pada Masa Pacaran
- Nasihat Kakak
- Hati-Hati dalam Memilih Berteman
- Sikap Permusuhan, Ikhtilaf dan Perpecahan
- Memaafkan itu Menyehatkan
- Belajar Karena Ujian, Sistem Kebut Semalam
- Kata Mutiara Mario Teguh
- Menggapai Kebahagiaan Dunia Akhirat
- Wanita Masuk Neraka Karena Model Kerudung ?
- Islam Mengajarkan Supaya Kaya Bukan Miskin
- Sederhana Bukan Berarti Miskin
- Nasihat Al-Bushiri Tentang Hawa Nafsu
- 7 Kaidah Kebahagiaan
Pengusaha
Pegawai