Showing posts with label Damaskus. Show all posts
Showing posts with label Damaskus. Show all posts

Thursday, 6 March 2014

10 Kota Tertua di Dunia yang Masih Dihuni


Malam ini saya akan posting sebuah artikel tentang kota-kota tertua di dunia, dan terutama ada kaitannya dengan kota Damaskus, kota yang menjadi tempat saya kuliah.

Usia kota-kota ini telah mencapai ribuan tahun namun sampai kini kota-kota itu tetap eksis dan berkembang. Sepintas tidak banyak yang berubah dari kota-kota kuno ini, janganlah berharap bertemu dengan perkotaan modern yg bercirikan gedung-gedung  pencakar langit. Sebut saja Jericho, kota tertua di dunia yang diduga telah ada sejak 11.000 tahun lalu. Atau Damascus, Syria, yang hampir sama tuanya dengan Jericho. Masih ada delapan kota-kota kuno yang juga berusia ribuan tahun. Yang unik dan menarik, ternyata kota-kota ini tetap eksis dan berkembang hingga sekarang. 

1. Damascus, Syria
Damascus adalah ibukota Syria, memiliki usia yang amat tua nyaris mendekati 12.000 tahun. Dengan usia yg setua itu, sudah barang tentu Damascus kaya akan ‘warna-warni’ sejarah yang panjang. Teletak di daerah sibur dengan sungai yang melintas, Barada river, kota ini di masa lampau selalu menjadi sasaran empuk raja-raja yang ingin menaklukkannya. 10 Kota Kuno Yang Masih Dihuni Manusia Hingga Saat ini Damascus, Syria Damascus kini dihuni sekitar 4 juta jiwa, di mana sebagian besar tinggal di sepanjang kanal yang dibangun sekitar 3500 tahun lalu. Sejak 1979, Damascus masuk dalam daftar peninggalan dunia UNESCO yang harus dilestarikan (UNESCO World Heritage Site). 

2. Jericho, West Bank
Usia Jericho yang disebut-sebut melampaui kota-kota kuno yang ada di dunia yang tetap eksis hingga sekarang, membuat Jericho disebut sebagai Kota Tertua di Dunia. Seperti yang tercatat dalam kitab suci, tembok Jericho yang rubuh ribuan tahun lalu, hingga kini masih bisa dilihat sisa sisanya di Jericho, Tepi Barat. Padahal usia rubuhan tembok Jericho itu konon sudah mencapai hampir 9000 tahun. Galian arkeologis menemukan jejak bahwa 11.000 tahun lalu di daerah tersebut (sekitar tembok) pernah berdiri pemukiman penduduk Jericho sejak beratus ratus abad lalu telah menjadi kawasan pemukiman dan itu tetap ada dan berkembang hingga kini. 

3. Susa, Iran
Iran atau Persia sebuah negara di Timur Tengah yang terletak di Asia Barat Daya. Salah satu kota paling kuno negara tersebut adalah kota Susa yang pada masa pemerintahan Darius Agung, 522-486 M, menjadi ibukota Persia. Salah satu warisan peradaban Mesopotamia Kuno yang amat bernilai bagi umat manusia adalah kumpulan hukum yang biasa disebut Codex Hammurabi. Kumpulan hukum yang berbentuk balok batu hitam itu ditemukan di Susa tahun 1901 dalam suatu ekspedisi yang dilakukan arkeolog Perancis di bawah pimpinan M de Morgan.  Pada bagian atas balok, yang kini ada di Museum Louvre, Paris, ada relief yang menggambarkan Raja Hammurabi dari Babilonia Kuno (1728-1686 SM) sedang menerima hukum dari Dewa Shamash, dewa Matahari yang juga menjadi dewa pelindung keadilan.

4. Plovdiv, Bulgaria
Plovdiv merupakan kota kedua terbesar di Bulgaria. Kota kuno Plovdiv konon telah ada sejak 8000 tahun lalu. Kota ini terus berkembang, namun kota tua tetap bertahan. Kini kota Plovdiv terbagi dua, old Plovdiv dan modern Plovdiv. 10 Kota Kuno Yang Masih Dihuni Manusia Hingga Saat ini Kota kuno ini tetap dipertahankan dengan monument-monumen indah yang tetap lestari. Di kota kuno ini tenang, dan nyaris tidak ada mobil, karena semua lalu lintas dialihkan ke terowongan bawah tanah kota. Plovdiv merupakan kota tertua di Eropa.

5. Jerusalem, Israel
Jerusalem (bahasa Ibrani: ירושלים Yerushalayim, bahasa Arab: أورشليمالقدس Urshalim-Al-Quds atau hanya القدس Al-Quds saja adalah kota di Timur Tengah yang merupakan kota suci bagi agama Islam, Kristen dan Yahudi. Kota ini konon telah berusia 5000 tahun. Kota ini diklaim sebagai ibukota Israel, meskipun tidak diakui secara internasional, maupun bagian dari Palestina.  Secara de facto kota ini dikuasai oleh Israel. Para elit Israel menganggap kota suci ini adalah bagian dari negaranya dan itu adalah bentuk ideologi “Zionisme” . Menurut PBB, Jerusalem akan dijadikan Kota Internasional. Oleh orang-orang Palestina, Jerusalem juga dianggap sebagai ibu kota Palestina. Kota historis Jerusalem adalah sebuah warisan dunia yang dilindungi oleh UNESCO mulai tahun 1981. Kota ini memiliki penduduk 724.000 jiwa dan luas 123 km2. Sepanjang sejarahnya, Jerusalem telah dihancurkan dua kali, dikepung 23 kali, diserang 52 kali, dan dikuasai/dikuasai ulang 44 kali. 

6. Tyre, Lebanon
Tirus (bahasa Arab صور Ṣūr, Fenisia Ṣur, Ibrani צור Tzor, Ibrani Tiberias צר Ṣōr, Akkadia Ṣurru, Yunani Τύρος Týros, Inggris Tyre) adalah sebuah kota di Gubernuran Selatan di Lebanon. Dengan berpenduduk 117.100 orang, Tirus mencuat keluar dari pantai Laut Tengah dan terletak sekitar 80 km di selatan Beirut. Nama kota ini berarti “batu karang” . Tirus adalah kota Fenisia kuno dan tempat kelahiran legendaris Eropa dan Elissa (Dido). Kini kota ini adalah yang keempat terbesar di Lebanon. .Di kota ini juga terdapat salah satu pelabuhan utama negara ini yang dikenal oleh masyarakat setempat dalam bahasa Perancis sebagai Soûr Tirus adalah tujuan populer di kalangan para wisatawan. Kota ini mempunyai banyak situs kuno, termasuk Hippodrome (pacuan kuda) Romawinya yang dimasukkan ke dalam daftar Situs Warisan Dunia UNESCO pada 1979 (Resolusi 459). Kota ini ada hingga hari ini. Tirus aslinya terdiri dari dua pusat urban yang berbeda, yang pertama terletak di sebuah pulau dan yang lainnya di sebuah pantai yang berdekatan (terpisah kira-kira 30 stadia atau 3,5 mil jauhnya menurut Strabo dalam bukunya Geography xvi, 2), sebelum Alexander Agung menghubungkan pulau itu ke pantai pada saat pengepungannya atas kota ini. Yang pertama adalah sebuah kota pulau yang dibentengi dengan kuat di tengah laut (dengan dinding pertahanan yang tingginya sekitar 50 m) dan yang kedua, aslinya disebut Ushu (belakangan, Palaetyrus, oleh orang-orang Yunani) sesungguhnya lebih merupakan rangkaian suburbia daripada sebuah kota dan terutama digunakan sebagai sumber air dan kayu untuk kota pulau utama. Yosefus bahkan mencatat mereka saling berperang, meskipun lebih sering mereka saling menopang karena kekayaan kota pulau itu dari perdagangan maritim dan sumber kayu, air, dan tempat pemakaman di daratan utama.

7. Athens, Greece
Ibukota Yunani ini berpenduduk 4 juta jiwa dan nomor 5 ibukota terbanyak penduduknya di Uni Eropa. Konon Athena telah ada sejak 3400 tahun lalu. Pada masa jayanya kota Athena begitu popular seaantero dunia, namun pernah juga mengalami keterpurukan pada awal abad ke 19 di mana penduduknya hanya beberapa ribu saja. Ke Yunani tanpa ke Acropolis, bisa dikatakan tak lengkap. Sebab, di sanalah memang peninggalan sejarah Yunani Kuno terletak. Letaknya di atas bukit di tengah Kota Athena itu. Dulu konon Acropolis merupakan tempat ibadah Dewi Athina, seorang dewi kebijakan pada zaman Mycanean. Athina sendiri adalah putri Dewa Zeus, raja dari para dewa-dewi. Arti dari Acropolis sendiri yakni kota di atas bukit, dengan penggalan arti “Acro” yang artinya puncak bukit dan “Polis” yang artinya kota. Karena itu, dari Acropolis kita bisa melihat hampir ke seluruh Kota Athena. Peninggalan kuno bangsa Yunani ini terdiri dari 2 bagian. Bangunan utama, yang disebut Erechteion, merupakan tempat pemujaan dewa-dewi yang sekarang dinamakan Athina Nike Temple. Bangunan ini mempunyai 4 tiang utama yang sangat besar dan tinggi, yang masing-masing sisinya terletak di sebelah barat bukit Acropolis. Berdasarkan catatan sejarah, bangunan ini dibuat pada zaman perang Peloponessos tahun 427-424 Sebelum Masehi (SM). Erechteion menurut sejarahnya merupakan tempat yang paling suci. Menurut mitos kuno Yunani, di sanalah Dewi Athina dan Dewa Poseidon bertarung, untuk menentukan siapa yang berhak menjadi pemilik kota. Namun, hiasan yang berada di dalamnya sendiri malah berupa relief yang menggambarkan pertempuran antara bangsa Yunani melawan Persia. Bagian terindah dari tempat pemujaan itu, berada di bagian depan. Di sini terdapat 5 buah patung wanita “karyatidis” yang memancarkan kecantikan, keindahan, dan keanggunan. Kemudian, ada bangunan lain yang dinamakan Parthenon, sebuah monumen yang dibangun pada tahun 447-432 SM. Bangunan ini, sengaja dibuat untuk dipersembahkan kepada Dewi Athina. Disamping itu, masih ada bangunan lain yakni pintu gerbang Propilai dan Pinatkotheke. 

8. Lisbon, Portugal
Kota yang didirikan di perbukitan rendah di sebelah utara Sungai Tagus, pesona Lisbon ini berkaitan erat dengan masa lalu. Lisbon pertama kali didirikan oleh bangsa Iberia. Berdasarkan temuan arkeolog, Lisbon telah ada sejak ribuan tahun lalu. Tahun 1755 pernah nyaris rata karena gempa bumi dan tsunami dahsyat. Konon, itulah tsunami terdahsyat yg terjadi di Eropa pada masa itu. 10 Kota Kuno Yang Masih Dihuni Manusia Hingga Saat ini Tapi kemudian Lisbon bengkit kembali. Lisbon sekarang adalah kota paling hidup di Eropa. Istana-istana kuno yang di restorasi, gereja-gereja tua nan indah dan berbagai bangunan Art Nouveau adalah bagian paling indah yang membentuk wajah budaya kota ini. 10 Kota Kuno Yang Masih Dihuni Manusia Hingga Saat ini Museum seperti Calouste Gulbenkian Museum, National Coach Museum, dan Carmo Archaeological Museum menyimpan berbagai barang kenangan indah tentang kehidupan masa lalu kota ini. 


9. Varanasi, India
Kota Varanasi, pada masa penjajahan Inggris, kota itu dikenal dengan sebutan Benares. Merupakan pusat agama dan kebudayaan Hindu selama sedikitnya 3.000 tahun. Kota suci agama Hindu di tepi sungai Ganga yang terletak di negara bagian Uttar Pradesh di India bagian utara. Varanasi, bagi umat Hindu, adalah seperti Mekkah bagi umat Muslim atau Vatikan bagi umat Katolik Setiap tahunnya lebih dari sejuta orang datang berziarah ke kota tua ini serta mengambil bagian dalam ritual dan berenang di sungai keramat Ganga. Varanasi memiliki budaya yang unik, yang sangat berbeda dengan tempat-tempat lain di sekitarnya. Kebudayaan ini telah melalui perkembangan ribuan tahun yang membuat Varanasi menjadi salah satu pusat kebudayaan utama di India utara. Kebudayaan Varanasi berkembang di sekitar sungai Gangga yang merupakan denyut nadi kota. Varanasi memiliki jenis musik tersendiri dalam kesenian klasik India. Kota ini telah melahirkan musisi, filsuf, pujangga, penulis terkenal dalam sejarah India. Contohnya adalah Kabir, Munshi Premchand, Jaishankar Prasad, Pandit Ravi Shankar, dan Ustad Bismillah Khan. Varanasi memiliki dialek sendiri yang cukup berbeda dengan dialek India lainnya. Kota ini juga telah menjadi pusat ilmu pengetahuan sejak 700 SM. Universitas-universitas yang ada di Varanasi telah menarik para pelajar dari seluruh dunia. Varanasi juga dikenal sebagai Pusat Kebudayaan India. 

10. Cholula, Mexico
Kota Cholula terletak di negara bagian Puebla, yang terkenal dengan 375 gereja dan festival sepanjang tahun. Cholula adalah salah satu kota terpenting di bawah kekaisaran Aztec, dan piramidanya adalah yang terbesar di Dunia Baru. Kota ini, dengan penduduk hanya 200.000 orang, membanggakan dirinya karena mempunyai satu gereja untuk setiap hari dalam setahun, meskipun sebagian di antaranya sangat kecil dan bahkan bersifat darurat.. Belum lama ini para arkeologis telah menemukan piramida pra-Hispanik berusia 1500 tahun di distrik kelas di Kota Meksiko setelah menggali sebuah pegunungan yang digunakan setiap tahun untuk menggambarkan proses penyaliban Yesus.Piramida yang belum diberi nama itu mempunyai dasar ukuran yang sama seperti Piramida Matahri di area arkeologis yang terkenal di Teotihuacuan, satu jam perjalanan ke arah timur laut dari ibu kota, yang dikenal sebagai “Kota Dewa” dan ini merupakan kota kuno paling besar di Meksiko. Seorang arkeologis bernama Jesus Sanchez mengatakan bahwa penemuan terakhir itu didirikan oleh orang-orang yang sama yang mendirikan Teotihuacuan antara 400-500 SM, dan mempunyai bukti bahwa piramida itu digunakan untuk tujuan seremonial. “Strukturnya dilindungi karena letaknya dua kaki di bawah bumi,” Sanchez mengatakan pada sebuah stasiun radio.
*** source:sumber:weburbanist.com/wikipedia.org


BACA SELENGKAPNYA>>>>

Thursday, 16 August 2012

Cantik Sih, Tapi..

“Wah cantik bener tuh cewek kaya boneka ya” cletuk teman ane ketika melihat “banaat suuriyyah” gadis-gadis suriah yang sedang berjalan di trotoar yang sedang berpapasan dan berhadap-hadapan dengan kita ketika jalan menuju kampus, kalau kata orang jawa “ayu nemen iku wadon cak, rarae koyo golek yo” kata orang sunda ” meuni geulis pisan eta istri teh nepika jiga boneka” kalimat-kalimat semisal dan senada dengan kalimat diatas sering banget saya dengar dari teman-teman mahasiswa Indonesia di Damascus ini, dalam kasus ini menurut saya sangatlah wajar dan normal-normal saja selama dalam batas koridor yang tidak melanggar syariat yaitu melihat atau memandang tanpa nafsu syahwat dan menundukan pandangan ketika pandangan ke dua, namun bagaimanapun mata lelaki secara naluri suka dengan sesuatu yang “berkilau” dan “indah” untuk dipandang, makanya saya tidak aneh dengan teman yang berargumen kepada saya katanya “mubadzir bro, kalau sampe ga dilihat, hehehehe” sambil tersenyum “Hmmm kalau begitu berusahalah untuk menundukan pandangan jangan malu-maluin gitu, pandangan pertama sih wajar tapi yo jangan terus-terusan dipandang, kan ga etis !” kata ane. Mungkin bagaikan orang desa yang baru masuk kota, ketika melihat mobil mewah mereka pastinya takjub dan kagum karena di desa mereka biasanya hanya mengenal gerobak dan delman saja, mungkin seperti itu gambaran “sebagian” mahasiswa disini ketika melihat “banaat suuriyyah” yang cantik-cantik.

Emangnya seperti apa sih cantiknya ? Hmmm ada seorang bapak yang sudah berpengalaman mengelilingi negara-negara arab pernah berujar kepada saya ” jika ada 1O orang suriah maka yang cantik itu ada 20″ “loh kok bisa?” tanyaku penasaran. “Karena bayangannya juga cantik !” “aaah bisa aja bapak !” Sahutku. Namun intinya mereka memang benar-benar cantik dan anggun dengan wajah yang imut, hidung mancung, kulit putih, mata indah bahkan banyak yang berlensa warna biru atau coklat secara alami (tanpa soft lens), tubuhnya tegap dan tinggi, dan gambaran keindahan seteeerusnya….bahkan teman ane mengatakan bahwa wanita disini seperti wanita eropa saja terutamanya Francis, Damascus bahkan mendapat julukan parisnya arab karena keindahan dan eksotisnya yang hampir sama, dan saya baru tahu bahwa bahasa kedua setelah bahasa arab yang diajarkan di sekolah umum adalah bahasa prancis, kalau masalah fashion disini tidak kalah wah-nya dengan barat makanya tidak heran banyak toko salah satunya tempat yang saya kenal denga nama “syuuq hamroo” (suatu komplek pertokoan khusus yg dijual adalah busana perempuan) yang menjual pakaian dan busana dengan model pakaian yang beragam dan berwarna warni dan juga tak ketinggalan ada pula fashion ala barat dan paris sebagai kiblat fashion barat, mungkin ini salah satu strategi barat untuk menghancurkan umat islam dari segi fashion sehingga bayak wanita muslimah yang berpakaian dengan ketat dan model yang mencolok, jujur saya sangat prihatin dengan keadaan ini, namun saya kagum alhamdulillah masih banyak juga muslimah yang memakai pakaian yang layak dan menutup aurat secara sempurna di sini.

Kalau mau mencari wanita yang akan dijadikan pendamping alias dinikahi hanya menilai dan mencari kecantikan dzohir maka saya akan merekomendasikan wanita suriah sebagai calonnya, namun perlu diingat bahwa yang terpenting adalah agama. “fadzfar bidzaatiddiin taribat yadaak” carilah karena agama maka engkau akan selamat begitu pesan Nabi kita, wanita memang dicari dan dinikahi karena 4 perkara kecantikan, harta, keturunan dan agamanya, mancari wanita yang melingkupi dan memenuhi kriteria yang 4 ini dirasa sulit dan bahkan mustahil, maka cukuplah dengan yang punya “agama” alias sholihaah, taqwa kepada Allah dan taat kepada suami. Kecantikan itu sebuah perkara yang relatif dan kontemporer, relatif artinya penilaian orang bisa berbeda-beda, kontemporer artinya adalah sementara, ya begitulah kecantikan dzohir yang akan hilang dengan semakin bertambahnya umur, tanpa terasa nanti ketika umur menginjak kepala 3 ada sedikit kriput di wajah, dan walaupun memakai obat dan dioprasi semahal apapun tidak ada orang yang bisa melawan kekeriputan ini.

Selain itu mahar wanita suriah terhitung mahal dan sulit, teman sekelas ane orang suriah juga mengeluhkan hal ini kepadaku dan ia menanyakan bagaimana mahar wanita indonesia, ya saya jawab kalau mahar wanita indonesia ga semahal dan sesulit wanita suriah, kata dia bahwa mahar disini paling murah sekitar 100.000 lira suriyah, kalau dirupiahkan sekitar 20 juta, itulah yang menghalanginya belum nikah sampe sekarang katanya. Mereka cantik dan menyadari kecantikannya begitulah mereka, sehingga sulit bagi yang berpenampilan “pas-pasan” untuk mendapatkannya kecuali ia punya dompet yang tebal :).

Kecantikan lahiriah memang boleh menjadi kriteria untuk memilih pasangan, namun kecantikan itu tidak ada apa-apanya jika tidak disertai dengan kecantikan bathin alias kecantikan dari dalam dengan hati yang baik, akhlaq yang indah dan pikiran yang positif.

BACA SELENGKAPNYA>>>>

Suriah Berdarah

menjadi saksi peristiwa bersejarah
apa yang terjadi di Suriah
telah banyak darah yang tertumpah
betapa dahsyatnya sebuah fitnah
siapa yang benar siapa yang salah
setiap pihak tak ada yang mau mengalah

mau anda apakan suriah
apa akan terus terjadi perang berdarah
perang saudara yang tidak kenal arah
siapa yang benar siapa yang salah
tertawalah para penjajah
apakah akan ada perubahan yang berkah
semoga sajah

semua adalah kehendak Allah
dibalik segala kehendak-Nya pasti ada hikmah

BACA SELENGKAPNYA>>>>

Damaskus Kota Paling Dermawan Di Dunia

Tahukah anda kota ter-DERMAWAN di dunia ? kota manakah itu mungkinkah itu kota Anda ataukah .....

oke deh kita langsung saja ke tkp :)

saya kutipkan dari republika.co.id

Dalam rangkaian waktu sejarah Islam, ada sebuah kota yang terkenal penuh penduduk dermawan di dalamnya. Kota itu adalah Damaskus, Suriah.

Catatan-catatan mengenai itu tertera pada banyak laporan sejarawan Timur Tengah. Misalnya Ibnu Battuta (1304-1368), begitu kagum saat menginjakkan kakinya di Damaskus. Lembaga-lembaga amal berderet tak terhitung.

Seperti dikutip dari buku "Menyusuri Kota Jejak Kekayaan Islam", saking banyaknya lembaga amal yang berdiri di kota itu, sampai-sampai Ibnu Battuta merasa sulit untuk menghitungnya. Hebatnya, orang-orang yang tak mampu menunaikan ibadah haji, akan dibiayai oleh lembaga amal yang ada. Masyarakat Damaskus berlomba-lomba mewakafkan tanahnya untuk sekolah, rumah sakit, dan masjid.

Seorang sejarawan lain, Bianquis mencatat warga Damaskus begitu terbuka bagi orang-orang asing yang datang. Pengungsi-pengungsi Andalusia dari Spanyol yang terusir ketika pasukan perang salib menguasai Spanyol di abad ke-12 mendapat sambutan hangat di Damaskus.

Seabad kemudian, Damaskus juga menjadi tempat berlabuh warga Irak dan Iran ketika bangsa Mongol meghancurkan tanah kelahiran mereka. Dan, di abad 16 lagi-lagi Damaskus menjadi tempat perlindungan pengungsi dari Spanyol baik muslim maupun yahudi yang mencari perlindungan.
___________
akhir kutipan

Sebagai orang yang sedang tinggal di Damaskus saya merasakan hal tersebut secara nyata dan langsung, kota yang sangat ramah, damai, dan penuh sejarah, menjadi tempat pengungsian orang Palestina dan Irak yang terusir akibat penjajah diterima dengan hangat oleh warga Damaskus, kejahatan sangat minim, di Indonesia mobil digarasi dan dikurung namun mobil di sini walaupun itu mobil mewah semisal BMW dan Honda sekalipun dibiarkan dipinggir jalan tanpa takut dicuri dan dipereteli.

selain itu kedermawanan warganya tidak diragukan lagi, dimulai dari Para Guru dan Syekh yang sangat perhatian kepada para muridnya yang tidak membiayai dan membebani muridnya sedikitpun alias gratis dan bahkan terkadang para Syaikh memberikan biaya kepada muridnya dengan senang hati, kemudian jika kita sering ikut pengajian di mesjid-mesjid semisal pengajiannya Syeikh Buthi atau Syeikh Wahbah Zuhaili maka terkadang ada pembagian "tauzi3" dari infak dan shadaqoh untuk para pencari ilmu, dan kalau lagi dapat rezeki ada saja orang yang tiba-tiba memberikan uang kepada kita ketika sedang duduk dzikir di masjid tanpa menanyakan siapa anda dan dari mana mungkin sudah tahu bahwa kita adalah para pencari ilmu

BACA SELENGKAPNYA>>>>

Saturday, 21 July 2012

Pedang Damaskus


Teknik pembuatan Pedang Damascus termasuk salah satu pengetahuan Islam yang hilang, umat islam zaman dulu sudah menguasai teknologi nano , damascus sword ia lebih tajam dari katana Jepang, Keris Indonesia dan pedang viking di Eropa, Pedang ini mampu membelah sutera yg dijatuhkan ke atasnya, juga mampu membelah pedang lain atau batu tanpa mengalami kerusakan sama sekali. Beberapa ahli metalurgi modern mengaku berhasil membuat baja yg sangat mirip dengan baja Damascus, namun tetap belum berhasil meniru 100%.

Saat Perang Salib, pasukan Eropa dikejutkan oleh pedang yg dimiliki oleh pasukan Arab dan Persia yang dipimpin oleh Salahuddin Alayyubi. Pedang mereka dengan mudah menembus baju zirah pasukan crusader, bahkan mampu membelah tameng.

Ini membuktikan bahwa kemenangan islam bukan hanya dengan berdiam diri dan hanya berdoa saja. namun kemenangan itu diraih dengan inovasi dalam ilmu pengetahuan , dengan keimanan yang kuat disertai dengan kekuatan rohani dengan kecintaan pada Allah, Rasulullah dan kerinduan akan kejayaan Islam.


BACA SELENGKAPNYA>>>>

Tuesday, 26 June 2012

Suasana Musim Panas Damaskus

Damaskus hari-hari ini terasa lebih panas dan udarapun kering tidak seperti di Indonesia yang beriklim lembab, bahkan kemungkinan suhu udara bisa mencapai 40 derajat Celsius, untuk ukuran orang Indonesia yang tidak terbiasa dengan suhu panas serta kering bisa menimbulkan mimisan, kepala yang panas dan pusing, keadaan seperti ini terjadi pada puncak musim panas setiap tahun yaitu pada bulan juli, untuk pelajar Indonesia yang pertamakali menginjakan kaki di damaskus mungkin perlu waktu untuk membiasakan diri menghadapi iklim timur tengah seperti ini, selain itu ia juga harus siap fisik karena itu adalah hal yang sangat penting untuk dipersiapkan dalam menjalani hari-hari di musim panas, fisik dipersiapkan dengan tidur yang cukup sekitar 6 jam per-hari, makan-makanan yang bervitamin dan berserat seperti buah-buahan yang akan membantu kondisi tubuh agar tetap fit dan fresh (seger) kalau malas mengunyahnya maka beli jus buah juga susu atau laban (yoghurt) untuk menjaga kekebalan tubuh dan meningkatkan antibodi. 


Ada “sesuatu” yang sangat dicari orang-orang dan begitu laku pada musim ini, apakah itu? Itu adalah es krim, hampir setiap hari saya selalu membelinya karena rasanya yang sangat enak memanjakan lidah dengan rasa yang beraneka ragam dan kelembutan teksturnya, selain itu es krim sedikit membuat tubuh lebih dingin. Begitupun dengan penduduk damaskus, merekapun gemar dengan es krim maka tidak heran banyak toko yang menjual beranekan ragam jenis es krim dan beragam rasa. Salah satu toko es krim yang sangat terkenal di Damaskus adalah Budhoh Omawiyien yang terletak di kawasan Syuuq Hamidiyah sebuah pasar tradisional juga modern yang terletak di jantung kota Damaskus dan berdekatan dengan Masjid Umawi sebuah masjid besar peninggalan masa emas dinasti Umawiyyah dan di sana juga banyak terlahir ulama yang sangat besar seperti Imam Ghozali dan sebagainya. Setiap hari toko es krim Omawi ini selalu ramai dibanjiri penikmat es krim bahkan sering terjadinya antrian panjang oleh para pelanggan baik domestic ataupun luar negeri karena es krim yang berada di toko ini sangat khas dan dibuat dengan tekhnik khusus yang diwariskan turun temurun dari keluarga pengusaha es krim ini.


Tidak hanya udara yang kering dan suhu yang menaik, waktu siangpun sangatlah panjang, sangat kontras dengan waktu siang pada musim dingin, waktu siang pada musim dingin sekitar 11 jam saja sedangkan pada musim panas waktu siang adalah mencapai 16-17 jam bahkan bisa lebih di wilayah yang lebih dekat ke kutub utara, di inggris bahkan waktu siang pada musim panas bisa mencapai 18 jam tentu bagi orang Indonesia perubahan waktu ini sangatlah drastis dan bisa membuat tubuh merasa kaget karena ketidaksiapannya, bentuk dari kekagetan tersebut bisa berupa berbagai macam penyakit seperti sariawan, kulit pecah-pecah seperti bersisik dan gatal, demam, pusing dan sebagainya. 

salah satu sudut taman di Damaskus
Satu hal yang mungkin akan terasa berat bagi pelajar Indonesia di Damaskus adalah saat melaksanakan puasa Ramadhan yang bertepatan dengan musim panas bahkan puncaknya pada bulan juli ini, ini adalah tantangan dan sekaligus ujian ketahanan fisik dan iman, fisik akan diuji dengan menahan lapar lebih lama daripada dulu ketika puasa di kampong halamannya dan iman akan diuji apakah ia akan siap dan kuat atas perintah Allah ini dengan bersabar sebentar di dunia sebelum ia tidak punya waktu untuk bersabar di akhirat. Apabila dilankan dengan ikhlash insyaAllah balasan yang berlipat ganda telah disiapakan Allah bagi hamba-Nya.


Ini adalah tahun pertama saya menjalani kehidupan di luar negeri jauh dari kampung halaman dan orang-orang yang saya sayangi, di negeri yang penuh barokah dan orang-orang sholih cukuplah doa Nabi dan perintah serta anjurannya kepada sahabat beliau supaya hijrah dan berkunjung ke syam adalah bukti betapa berkahnya negeri ini. Ini adalah kesempatan emas bagi saya untuk mengasah kemampuan diri dan menerpa kedewasaan, jangan sampai kesempatan ini disia-siakan, jika disia-siakan maka saya akan menjadi orang yang sangat merugi, mari bangun semangat pantang mundur, berani hidup dan perlu diingat bahwa hidup ini terlalu sebentar jika hanya menjadi orang yang tidak berguna.



Damaskus 2012

BACA SELENGKAPNYA>>>>

Tuesday, 31 January 2012

Negeri Sejuta Pesona II


Edisi kedua dari catatan kecil Negeri Sejuta Pesona.


Sudah terhitung 4 bulan sejak perama kali saya menginjakan kaki di tanah syam yang penuh barokah ini pada tanggal 24 september 2011 dengan penerbangan pesawat Fly Emirates sedangkan rute yang dilalui adalah jakarta-Dubai-Damascus . Menurut bapak pembimbing, perjalanan yang kami tempuh sekitar 12 jam, jadi kita berada di pesawat kurang lebih 12 jam, dengan penerbangan sekelas Fly Emirates yang termasuk penerbangan kelas menengah keatas kalau tidak disebut mewah, perjalanan 12 jam serasa sebentar saja, karena fasilitas dan pelayanan yang lumayan memuaskan, 10 jam perjalanan dari Jakarta ke Dubai, berangkat dari jakarta sekitar jam 00.30 WIB dan sampai di Dubai sekitar jam 05.45 waktu setempat, kemudian transit di Dubai sekitar 7 jam, iya selama tujuh jam kita berada di Dubai sebuah bandara mewah kelas dunia, bandara transit terbesar di dunia, hampir semua jurusan kota tujuan ke seluruh dunia ada di bandara ini, eropa, amerika, afrika, australia, asia melalui Bandara Internasional ini sanggup mencakup seluruh benua di dunia. Ketika transit di dubai kita menemukan hampir semua jenis ras dan kewarga negaraan dari seluruh dunia, dari orang Jepang, India, Cina, Eropa, Afrika, Indonesia, dan tentunya Arab, semua berkumpul di bandara ini, karena transit disini cukup lama saya mencoba untuk menelusuri atau sekedar jalan-jalan untuk mengetahui berbagai jenis manusia di sini, manusia memang diciptakan beragam, kulit yang berbeda-beda, bahasa yang berbeda-beda, suku yang berbeda-beda, Allah menciptakan keberagaman untuk apa? Ingat surat Al-Hujurat ayat 13 ! Allah menjelaskan disana bahwa orang yang paling mulia itu orang yang paling bertaqwa, bukan karena ras, warna kulit, bahasa dan kesukuan, ini perlu digaris bawahi supaya setiap orang bisa menghargai satu sama lain. Maka hendaklah mereka saling mengenal adat dan tradisi masing-masing.

Waktu 4 bulan saya rasa masih belum cukup untuk mengamati dan mendalami negeri penuh pesona dan sejarah ini, semoga kita bisa terus berada di negeri ini dengan aman dan bisa mngambil ilmu sebanyak-banyaknya, aamiiin.

Karena sebagai seorang muslim maka saya tentu tidak lepas dari kewajiban untuk sholat walaupun posisiku adalah musafir, namun karena musafir itu ada rukhsoh atau keringanan maka saya menjama' dan meng"qoshor" sholat dzuhur dan ashar di masjid yang berada di bandara dubai, ternyata ditengah hiruk pikuk di bandara masih ada orang muslim yang ingat Tuhannya, alhamdulillah masjid bandara yang berukuran sedang itu terisi cukup penuh.

Ada kejadian yang lucu dalam perjalanan pesawat dari Jakarta ke Dubai, pada saat itu saya mendapat tempat duduk bertetanggaan dengan seorang perempuan jerman yang masih muda sekitar 23 tahunan, pada saat itu adalah pertama kalinya saya naik pesawat terbang, makanya agak "ndeso" ketika naik pesawat itu, belum tau bagaimana mengoprasikan layanan peswat itu, dari mulai tv untuk menonton film yang disediakan fly emirates, bisa mendengar musik, headset untuk mendengar lantunan Qur'an, dan sebagainya, maka di pesawat itu saya mencoba menanyakan bagaimana cara penggunaan dan cara mengoprasikan layanan tersebut ke perempuan itu menggunakan bahasa inggris dan sekaligus untuk praktek conversation dengan bule, gak habis pikir saya nanya dengan bahasa inggris malah ia jawab dengan bahas indonesia ! Dasar bule ! Akhirnya saya "ngobrol" dengan bahasa indonesia campur ingris !!!, dalam hati saya ketawa sendiri kok bisa-bisanya bule ngomong bahasa indonesia, oh ternyata ia sudah 5 tahun di indonesia mau pulang kampung ke jerman katanya. hahaha sebuah Unforgotable moment.

Alhamdulillah saya sampai di damaskus sekitar pukul 4 sore waktu setempat, di bandara internasional damaskus kami disambut oleh wajah-wajah mahasiswa senior, tatapan yang hangat dan akrab mereka lontarkan kepada kami, terasa kekeluargaannya, seakan mereka menyapa selamat datang kawan di negeri syam yang penuh barokah ini, semoga engkau betah dan bisa mndapatkan ilmu yang bermanfaat.
Semoga kami bisa memanfaatkan kesempatan menimba ilmu di negeri ini dengan sebaik mungkin.

Bismillaah......
ilaahii anta maqshuudi wa ridlooka mathluubii !!!

BACA SELENGKAPNYA>>>>

Selera Bisa Semakin Tinggi



Sebenarnya wanita yang persis mempunyai karakter dan kecantikan seperti "banaat suuriyyah" (gadis-gadis syria) sebagaimana telah diceritakan di note sebelumnya yang berjudul "Mereka seperti Boneka" dapat dilihat di (http://catatankecilsantri.blogspot.com/2012/01/mereka-seperti-boneka.html) sebenarnya mencakup wanita syam secara keseluruhan, syam secara geografi zaman sekarang adalah sebuah wilayah yang meliputi Palestina, Libanon, Suriah, dan sebagian Jordania, karena wilayah syam ini satu geografis maka dari segi musim negara-negari ini memiliki empat musim yang terdiri dari musim panas, musim gugur, musim dingin dan musim semi, musim panas lebih panas daripada indonesia dan musim dingin lebih dingin daripada indonesia, bahkan salju turun di sebagian besar wilayah syam pada saat musim dingin.




Ketika berjalan di komplek "syuuq Hamidiyah" pasar tradisional yang banyak nilai sejarahnya, saya melihat anak-anak sekitar umur 4-6 tahunan yang berwajah imut, menggemaskan, putih, bermata biru dan lincah berlari-lari di depanku, menyapaku, sungguh saya melihatnya dengan perasaan senang, gemas, (bawaannya pengen nyubit gitu ^^) hehehe. "Kok bisa yah orang arab namun penampilan dan fisik seperti orang eropa ?" saya bertanya kepada diri sendiri dalam batin. Tanah ini memang penuh berkah sebagaimana banyak dalil dari Al-Quran dan Al-Hadits yang membicarakan perihal keberkahan tanah syam ini, saya tidak akan membicarakan masalah dalil secara panjang lebar terlebih dahulu karena itu memerlukan pembahasan panjang dan note tersendiri, salah satu hadits menyatakan tentang doa Nabi untuk keberkahan tanah Syam, "Allohumma barik lanaa fi syaamina...... dan seterusnya" keberkahan negeri syam ini diantaranya adalah banyak Nabi, Ulama, Auliyaa dan orang-orang sholeh yang berasal dari Syam ini, bahkan banyak sahabt Nabi yang tinggal di syam dan bahkan ada sekitar 12.000 makam sahabat Nabi di tanah syam ini, Nabi Adam A.S pun konon tinggal di syam, hipotesis saya menyatakan mungkin saja salah satu keberkahan lagi bawa penduduknya itu ramah (menurut sesepuh yang telah mengelilingi timur tengah katanya arab yang paling ramah ya di suriah ini), cantik dan rupawan, kecantikan "banaat syam" mungkin tidak terlalu di explore oleh media baik elekronik dan cetak indonesia, berbeda dengan keadaan "banaat mesir" yang semakin sohor setelah adanya novel-novel Habiburrahman El-Syirozi atau yang sering disebut dengan panggilan akrab Kang Abik yang mengatakan dan menggambarkan bahwa wanita mesir itu paling cantik dan elok, kalau saja Kang Abik ke damascus dulu, mungkin beliau akan berubah pikiran. Hehehe

Salah satu dampak positif atau bisa jadi negatif adalah "selera makin tinggi" begitu kata teman ane, "loh kok bisa ?" saya penasaran. "karena takjub dengan kecantikan orang damascus!! Hehehe" dengan nada agak menaik dan sedikit ketawa. Jadi intinya dampaknya itu negatif atau positif ? Hmmm semua kembali kepad pribadi masing-masing, namun yang perlu digaris bawahi oleh saudara-saudaraku dan diriku pribadi khususnya, hendaklah berfikir rasional supaya tidak stress dan terimalah keadaan dengan besar hati dan lapang dada, toh wanita itu dinikahi yang paling utama karena "agama" lihatlah kesolehannya. InsyaAllah banyak wanita sholihah di Indonesia yang siap menjadi pendamping hidupmu, menjadi buah hati belahan jiwamu.


Jisrnahhaas, damascuss

BACA SELENGKAPNYA>>>>

Wednesday, 25 January 2012

Mereka Seperti Boneka

"Wah cantik bener tuh cewek kaya boneka ya" cletuk teman ane ketika melihat "banaat suuriyyah" gadis-gadis syria yang sedang berjalan di trotoar dan berhadap-hadapan dengan kita ketika jalan menuju kampus, kalau kata orang jawa "rarae koyo golek yo" kata orang sunda " meuni geulis pisan eta istri teh nepika jiga boneka" kalimat-kalimat semisal dan senada dengan kalimat diatas sering banget saya dengar dari teman-teman mahasiswa indonesia di damascus ini, dalam kasus ini menurut saya sangatlah wajar dan normal-normal saja selama dalam batas koridor yang tidak melanggar syara' dengan melihat tanpa nafsu dan menundukan pandangan ketika pandangan ke dua, namun bagaimanapun mata lelaki secara naluri suka dengan sesuatu yang "herang" dan "indah" untuk dipandang, makanya saya tidak aneh dengan teman yang berargumen kepada saya katanya "mubadzir dan ! kalau sampe ga dilihat, hehehehe" sambil tersenyum "Hmmm kalau begitu berusahalah untuk menundukan pandangan jangan malu-maluin gitu, pandangan pertama sih wajar tapi yo jangan terus-terusan dipandang, kan ga etis !" kata ane. Mungkin bagaikan orang desa yang baru masuk kota, ketika melihat mobil mewah mereka pastinya takjub dan kagum karena di desa mereka biasanya hanya mengenal gerobak dan delman saja, mungkin seperti itu gambaran "sebagian" mahasiswa disini ketika melihat "banaat suuriyyah" yang cantik-cantik.

Emangnya seperti apa sih cantiknya ? Hmmm ada saudara saya yang ngomong " jika ada 1O orang suriah maka yang cantik itu ada 20" "loh kok bisa?" tanyaku penasaran. "Karena bayangannya juga cantik dan!" "aaah bisa aja kau !" Sahutku. Namun intinya mereka memang benar-benar cantik dan anggun dengan wajah yang imut, hidung mancung, kulit putih, mata indah bahkan banyak yang beroptik warna biru atau coklat secara alami (tanpa soft lens), tubuhnya tegap dan tinggi, dan seteeerusnya....bahkan teman ane mengatakan bahwa wanita disini seperti wanita eropa saja terutamanya francis, damascus bahkan mendapat julukan parisnya arab, dan saya baru tahu bahwa bahasa kedua yang diajarkan di sekolah umum adalah bahasa prancis, kalau masalah fashion disini tidak kalah wah-nya dengan barat makanya tidak heran banyak toko salah satunya tempat yang saya kenal denga nama "syuuq hamroo" (suatu komplek pertokoan khusus yg dijual adalah busana perempuan) yang menjual pakaian dan busana dengan model pakaian dan fashion ala barat dan paris sebagai kiblat fashion barat, hmmmmm mungkin ini salah satu strategi barat untuk menghancurkan umat islam dari segi fashion sehingga bayak wanita muslimah yang berpakaian dengan ketat dan model yang mencolok, jujur saya sangat prihatin dengan keadaan ini, namun saya kagum alhamdulillah masih banyak juga muslimah yang memakai pakaian yang layak dan menutup aurat secara sempurna di sini.

Kalau mau mencari wanita yang akan dijadikan pendamping alias dinikahi hanya menilai dan mencari kecantikan dzohir maka saya akan merekomendasikan wanita suriah sebagai calonnya, namun perlu diingat bahwa yang terpenting adalah agama. "fadzfar bidzaatiddiin taribat yadaak" carilah karena agama maka engkau akan selamat begitu pesan Nabi kita, wanita memang dicari dan dinikahi karena 4 perkara kecantikan, harta, keturunan dan agamanya, mancari wanita yang melingkupi dan memenuhi kriteria yang 4 ini dirasa sulit dan bahkan mustahil, maka cukuplah dengan yang punya "agama" alias sholihaah, taqwa kepada Allah dan taat kepada suami. Kecantikan itu sebuah perkara yang relatif dan kontemporer, relatif artinya penilaian orang bisa berbeda-beda, kontemporer artinya adalah sementara, ya begitulah kecantikan dzohir yang akan hilang dengan semakin bertambahnya umur, tanpa terasa nanti ketika umur menginjak kepala 3 ada sedikit kriput di wajah, dan walaupun memakai obat dan dioprasi semahal apapun tidak ada orang yang bisa melawan kekeriputan ini.

Selain itu mahar wanita suriah terhitung mahal dan sulit, teman sekelas ane orang suriah juga mengeluhkan hal ini kepadaku dan ia menanyakan bagaimana mahar wanita indonesia, ya saya jawab kalau mahar wanita indonesia ga semahal dan sesulit wanita suriah, kata dia bahwa mahar disini paling murah sekitar 100.000 lira suriy, kalau dirupiahkan sekitar 20 juta, itulah yang menghalanginya belum nikah sampe sekarang katanya. Mereka cantik dan menyadari kecantikannya begitulah mereka, sehingga sulit bagi yang berpenampilan "pas-pasan" untuk mendapatkannya kecuali ia punya dompet yang tebal :).

Ditulis melalui hp kesayangan ^^
(bersambung insyaallaah)

BACA SELENGKAPNYA>>>>

Tuesday, 24 January 2012

Negeri Sejuta Pesona I

Ketika melihat anak-anak kecil damascus yang sedang belajar mengaji dan "talaqi qiroat" ke syeikh Samir ingatan saya terlempar beberpa tahun ke belakang saya teringat masa-masa kecil yang begitu lugu dan polosnya ketika dimasukan ke pondok pesantren "salafiyah" mengapa di sebut salafiyah ? Karena pondok tersebut masih menggunakan sistem pembelajaran tradisional misal memperlajari kitab kuning (istilah untuk kitab-kitab berbahasa arab gundul yg dicetak dengan kertas berwarna kuning maupun putih) secara "bandongan" dan "sorogan" yang telah diajarkan sejak zaman dahulu oleh pendahulu ulama kita dan biasanya di pesantren model ini hanya mempelajari kitab-kitab kuning saja dari berbagai macam atau cabang keilmuan dalam khazanah islam dimulai dari nahwu, shorof yang merupakan ilmu kunci bagi setiap santri yang ingin mempelajari ilmu keagamaan lebih jauh, diibaratkan keduanya itu ibu bapak dari cabang ilmu lainya yang sebab dari keduanya bisa mendapat atau mengusai cabang ilmu yang lainya semisal ilmu tauhid, ilmu fiqh, ilmu ushul fiqh, ilmu balaghoh (bayan, majaz dll), ilmu tafsir, ilmu hadits dan sebagainya namun sekarang pesantren mulai ber"evolusi" dengan adanya pondok-pondok modern semisal Gontor yang juga mempelajari bahasa Inggris dan pelajaran umum, dan adapula pondok pesantren yang semi modern, yaitu memadukan antara dua metode antara tradisional dan modern. 

Selalu ada masa-masa yang tidak bisa dilupakan di pondok dulu, mulai dari sendal yang selalu hilang entah dipakai oleh siapa alias di "ghoshob", ketika ada santri yang datang setelah cuti liburan dan ia "wajib" membawa "adrahi atau IN" (oleh-oleh biasanya berupa makanan) dan langsung di serbu oleh kawan kawan santri yang ngga tahu kenapa perasaannya itu lapar terus hihihihi, mungkin memang begitulah santri yang kurang makan :) melihat santri yang hafal kitab-kitab semisal alfiyah, imriti, nadhom maqsud, dan sebaginya rasanya ingin seperti mereka, rasnya itu "panas" di telinga seakan ia menyindir diriku, "aku saja bisa kok kamu ga bisa!!", santri yang nakal yang suka pacaran secara sembunyi-sembunyi, namun sebaik-baik tupai meloncat pasti jatuh juga :) sebaik-baik menyembunyikan ketahuan juga akhirnya, surat-suratan dengan santriah (alhamdulillah saya belum pernah ^^) main sepak bola memakai sarung, hahaha dan masih banyak moment yang unforgotable lainya :) 

namun satu hal yang perlu di garis bawahi bahwa mereka para santri adalah seorang penuntut ilmu yang sedang berjuang di jalan Allah untuk menghidupkan ilmu-ilmu agama sekaligus mengangkat sebuah kewajiban fardhu kifayah untuk mempelajari dan memperdalami ilmu agama yang berarti kewajiban mempelajari cabang-cabang ilmu kepada orang-orang muslim dipenuhi dan digugurkan oleh mereka, namun ilmu agama mulai hilang seiring dengan wafatnya ulama, ilmu diangkat oleh Allah dengan wafatnya ulama, sedih rasanya jika ada berita ada kiai atau ulama yang meninggal yang bertanda ilmu sudah diangkat, santri adalah sebagai penerus para ulama, ya mereka adalah penerus, tonggak perjuangan ada pada punduk mereka, kalau bukan santri siapa lagi ? 


Ruknudien, Damascus 




Masjid Umawi



BACA SELENGKAPNYA>>>>

Wednesday, 30 November 2011

Tentang Damaskus

Sudah lama ane ga posting lagi di blog ini karena sibuknya kuliah, daripada ga posting sama sekali ane posting aja status ane di Facebook tentang damskus. ^_^ insya Allah tulisan berikutnya akan lebih banyak dan berisi, bukan sekedar catatan singkat belaka.


Salah satu hal yang membuat aku kagum dari sekian banyak kekagumanku dari Damaskus (syam) adalah syekh-syekhnya yang ikhlash mengajari kita tanpa memungut biaya dan bahkan sering malahan syekh yang memberi kepada kita.

Satu hal lagi kekagumanku dari sekian kekagumanku pada Damaskus (syam) yaitu adanya semangat yang besar dalam menuntut ilmu, mereka tidak menghiraukan dan mengeluhkan jarak yang jauh dari kampus/sekolah, ada teman di kelas yang tiap hari kuliah pulang-pergi 100 km, jarak seperti itu tidak menjadi penghalang untuk belajar, selain itu tidak ada perasaan gengsi atau rendah diri dalam belajar meski umurnya terhitung sudah cukup berumur, misal di kelas ane ada yang sudah berkepala 4 (40-an) bahkan ada yang sudah berkepala 5 (50-an) dan rata-rata umurnya diatas ane yang masi sweet "seventeen". selain itu dalam talaqqi qiroat misalnya, murid dari umur 4 tahu-an ampe kakek-kakek terhitung banyak sehingga ane dan kawan2 ngantri talaqqi cukup lama dan walaupun sekelas dengan orang yang jauh umurnya dibawah itu tidak menjadikan mereka gengsi dan minder untuk belajar.

semoga bisa menjadi renungn buat kita, untuk semangat belajar, terus belajar sampe akhir hidup.

BACA SELENGKAPNYA>>>>

Tuesday, 29 November 2011

Sekilas Syekh di Damaskus

Salah satu hal yang membuat aku kagum dari sekian banyak kekagumanku dari damaskus (syam) adalah syekh-syekhnya yang ikhlash mengajari kita tanpa memungut biaya dan bahkan sering malahan syekh yang memberi kepada kita

BACA SELENGKAPNYA>>>>
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...